Rasa insecure di lingkungan kerja sering dianggap sebagai kelemahan. Padahal, dalam realitas dunia kerja yang kompetitif, cepat berubah, dan penuh perbandingan, perasaan ini justru sangat manusiawi. Hampir semua orang baik karyawan baru, profesional berpengalaman, hingga pemimpin pernah merasakannya. Yang membedakan adalah bagaimana seseorang merespons rasa insecure tersebut. Alih-alih mencoba menghilangkannya sepenuhnya, langkah yang lebih baik adalah memahami dan mengelolanya dengan tepat. Berikut adalah cara menghadapinya: 1. Kenali Sumber Insecurity Langkah pertama adalah mengenali dari mana rasa insecure itu berasal. Apakah karena kurang pengalaman, perbedaan kemampuan dengan rekan kerja, minimnya feedback positif, atau justru karena lingkungan kerja yang tidak suportif? Insecure yang muncul akibat skill gap membutuhkan solusi berbeda dibanding insecure yang lahir dari budaya kerja yang toksik. Tanpa mengenali sumbernya, seseorang berisiko mengambil tindakan yang salah. 2. Bedaka...
Comments
Post a Comment